Kegiatan pemasaran banyak memberi penekanan pada konsep bauran pemasaran (marketing mix) yang dikenal dengan istilah 4P, yaitu Product (Produk), Price (Harga), Place (Tempat atau saluran distribusi), dan Promotion (Promosi). Secara sederhana, konsep 4P ini mencakup aktivitas menciptakan dan mendesain produk yang diharapkan mampu memuaskan kebutuhan pelanggan, menentukan harga produk, mendistribusikan produk hingga ke tangan konsumen sesuai dengan kebutuhannya, dan mengkomunikasikan segala keunggulan produk melalui promosi produk kepada pelanggan. Bauran pemasaran dapat dipahami sebagai seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk mencapai tujuan pemasaran dalam memenuhi target pasarnya. unsur atau elemen internal penting yang membentuk program pemasaran sebuah organisasi. Dengan demikian bauran pemasaran dapat dipahami sebagai salah satu konsep universal yang telah dan senatiasa dikembangkan dalam pemasaran. Pada bidang jasa, konsep bauran pemasaran 4P mengalami perkembangan menjadi 7P, yaitu ditambah 4P ditambah 3P terdiri dari People, Process dan Physical Evident/Environment.
Showing posts with label Ekonomi Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Ekonomi Bisnis. Show all posts
Sunday, October 11, 2015
Strategi Zuckerberg dan Sandberg Membangun Strategi Bisnis Jangka Panjang Facebook
Facebook, siapa yang tak mengenalnya? Setiap orang yang terbiasa menggunakan akses internet dalam kehidupan sehari-hari dapat dipastikan mengetahui dan bahkan menggunakan media sosial ini untuk berinteraksi/berkomunikasi melalui dunia maya dengan orang lain. Facebook merupakan jejaring sosial yang bermarkas di Menlo Park California, diluncurkan pertama kali pada 4 Februari 2004 oleh Mark Zuckerberg bersama dengan rekan kuliahnya yakni Eduardo Saverin, Andrew McCollum, Dustin Moskovitz dan Chris Hughes. Saat ini Facebook disinyalir telah memiliki pengguna aktif lebih dari 1,18 miliar pada Agustus 2015.
Strategi Zuckerberg dan Sandberg memilih Diferensiasi dan Biaya Rendah Jangka Panjang untuk membangun strategi bisnis jangka panjang Facebook, dikutip dari Buku Manajemen Strategis (Strategic Management-Formulation, Implementation, and Control) halaman 245, dari John A. Pearce II dan Richard B. Robinson, Jr, disampaikan berikut ini.
Labels:
Ekonomi Bisnis
Sunday, September 27, 2015
Analisis Lingkungan Industri
![]() |
| Lingkungan Industri (Sumber: Google Image) |
Analisis lingkungan industri merupakan sebuah upaya sistematis dalam upaya menemukan gambaran peluang dan ancaman bisnis, yang diakibatkan dari strategi dan perilaku bisnis dari sekelompok perusahaan yang saling bersaing dalam satu wilayah pemasaran. Perusahaan-perusahaan tersebut menghasilkan barang yang identic, bisa juga menghasilkan barang subsitusi atau pengganti, dengan target pasar yang relatif sama dan dengan harga yang kurang lebih tak jauh berbeda. Kondisi ini menyebabkan jika satu barang mengalami kenaikan harga, maka konsumen akan beralih mengonsumsi barang lain yang dijual competitor.
Dengan demikian dapat dipahami bahwa Analisis lingkungan industri memiliki tujuan utama membantu perusahaan dalam merumuskan strategi bisnis yang akan dilaksanakan. Selain itu, pada saat yang sama dapat membantu mengantisipasi strategi bisnis yang diluncurkan oleh competitor/pesaing. Dengan ketersediaan informasi yang cukup dan terpercaya mengenai eksistensi competitor/pesaing, maka perusahaan diharapkan memiliki waktu yang cukup dalam upaya membangun sikap proaktif dan tidak sekedar reaktif. Dengan demikian analisis lingkungan industri idealnya berlandaskan pada teori, konsep dan hipotesis yang dikembangkan dalam ekonomi industri.
Apabila dilakukan pendekatan structural maka perhatian analisis lingkungan industri pertama kali akan ditujukan untuk memahami struktur pasar tempat perusahaan menjalankan operasinya dan faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya struktur pasar yang menggambarkan tingkat intensitas persaingan antar perusahaan dan secara bersamaan memberi isyarat akan kemungkinan diraihnya laba potensial.
Bersama dengan lingkungan bisnis makro dan profil perusahaan, struktur pasar mempengaruhi pemilihan strategi dan perilaku bisnis perusahaan di pasar, sehingga akan menentukan tinggi rendahnya pencapaian kinerja perusahaan. Dengan demikian kinerja merupakan fungsi dari struktur pasar, lingkungan bisnis makro dan profil perusahaan. Pangsa pasar yang dikuasai dipandang sebagai indikator utama dari profil (kekuatan) perusahaan dan struktur pasar. Sedangkan pertumbuhan permintaan dipandang sebagai indikator utama peluang bisnis yang disediakan oleh lingkungan industri dan lingkungan bisnis makro.
Analisis Lingkungan industri juga berfokus untuk mengetahui sejauh mana peluang bisnis yang ada memberikan kemungkinan munculnya pesaing baru yang akan memasuki pasar. Mereka merupakan pesaing potensial yang relatif menunggu dan siap beroperasi ketika peluang bisnis terbuka. Ketika perusahaan yang telah beroperasi dalam satu struktur pasar tertentu mampu memeroleh laba cukup besar, maka hal ini menjadi dorongan bagi pesaing potensial untuk berubah menjadi pesaing riil.
Terkait halangan memasuki pasar (barrier to entry), jika halangan memasuki pasar sangat tinggi, maka posisi perusahaan yang sudah lebih dahulu beroperasi akan sangat stabil, tidak ada ancaman baru yang nyata. Sebaliknya, jika halangan memasuki pasar amat rendah, maka perusahaan yang telah beroperasi harus selalu mempersiapkan dirinya menerima ancaman bisnis dengan intensitas yang semakin meningkat. Konsekuensi dari hal tersebut, bukan tidak mungkin pada akhirnya mereka kemudian harus berbagi pasar.
Kondisi zero-sum game terjadi ketika pasar tidak tumbuh, pasar tidak bertambah besar namun diisi oleh sejumlah perusahaan yang semakin banyak. Hal ini merupakan salah satu konsep penting dan strategic untuk dapat memahami produk investasi, terkait manajemen fungsional perusahaan, yakni mampu mengenali produk investasi yang zero-sum game dari yang bukan. Zero-sum game adalah produk keuangan yang nilainya selalu nol untuk dua pihak yang mengambil posisi berlawanan. Ada pihak yang menang karena ada yang kalah. Ungkapan, "Senang melihat lawan susah dan susah melihat lawan senang" berlaku di sini
Berdasarkan tulisan singkat ini, apa tanggapan anda terkait beberapa hal sebagai berikut:
- Bagaimana caranya memeroleh gambaran atau mengidentifikasikan peluang dan ancaman bisnis?
- Bagaimana caranya mengantisipasi strategi bisnis yang ditetapkan oleh pesaing?
- Apabila dilakukan pendekatan structural mengapa perhatian analisis lingkungan industri pertama kali akan ditujukan untuk memahami struktur pasar tempat perusahaan menjalankan operasi? Jelaskan!
- Bagaimana caranya perusahaan menetapkan barrier to entry bagi para pesaingnya?
Salam sukses
Labels:
Ekonomi Bisnis
Bisnis dan Sistem Ekonomi
![]() |
| Economic Graph (Sumber: Google Image) |
Faktor-faktor Produksi
Pada setiap sistem ekonomi yang berlaku pada sebuah negara, ada perbedaan dalam cara bagaimana suatu negara mengelola faktor-faktor produksi yang digunakan. Faktor-faktor produksi dapat didefinisikan sebagai sumber daya-sumber daya yang digunakan dalam produksi barang dan jasa
Faktor-faktor produksi terdiri dari:
Labels:
Ekonomi Bisnis
Subscribe to:
Posts (Atom)


