Showing posts with label Metodologi Penelitian. Show all posts
Showing posts with label Metodologi Penelitian. Show all posts

Monday, October 19, 2015

Pengukuran Variabel



Pendahuluan
Pengukuran variabel merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah kegiatan penelitian dan sebagai aspek penting dalam desain penelitian. Peneliti tidak dapat melakukan pengujian hipotesis dan memeroleh jawaban akan isu-isu penelitian, tanpa adanya pengukuran variabel. 

Pengukurannya menjadi problematika tersendiri ketika yang akan diukur adalah persepsi, sikap, maupun perasaan subjektif dari individu-individu yang menjadi subjek penelitian. Variabel yang bersifat subjektif ini menjadi kendala atau permasalahan utama dalam penelitian di bidang ilmu manajemen. Hal ini disebabkan peneliti dihadapkan pada variabel konsep yang masih abstrak dan samar-samar. Dengan demikian maka dibutuhkan adanya tahapan yang dapat membuat variabel konsep ini menjadi variabel operasional.

Monday, October 5, 2015

Landasan Teori, Kerangka Berpikir dan Pengajuan Hipotesis


A. Landasan Teori

Cooper dan Schindler (2003) menyatakan bahwa: "A theory is a set of systematically interrelated concepts, definition, and proposition that are advanced to explain and predict phenomena (fact)"

Terkait definisi teori dari Cooper dan Schindler tersebut, Sugiyono (2010) menyatakan bahwa landasan teori harus ditegakkan supaya penelitian itu memiliki dasar yang kokoh dan bukan sekedar perbuatan coba-coba (trial and error) belaka. Adanya landasan teori ini adalah sebuah ciri bahwa penelitian itu merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data.

Pemikiran Sugiyono ini relevan dengan pernyataan dari Neumen (2003) yakni: "Researchers use theory differently in various types of research, but some type of theory is present in most social research".

Pengertian teori sebagai alur logika dan penalaran sebagai seperangkat konsep, definisi, dan proporsi yang disusun secara sistematis tersebut, secara umum memiliki tiga fungsi sebagai berikut:
1. Menjelaskan
2. Meramalkan; dan
3. Pengendalian

Monday, September 28, 2015

Memahami Proses Penelitian Secara Praktis

Proses Penelitian

Proses penelitian secara umum:

  1. Identifikasikan Minat Penelitian Secara Umum
  2. Pengumpulan Data Awal
  3. Merumuskan masalah
  4. Penyusunan Kerangka Teoritis
  5. Perumusan Hipotesis


1.   Identifikasikan Minat Penelitian Secara Umum
  • Situasi secara keseluruhan tatkala dicari kemungkinan apakah harus dilakukan penelitian dan apakah ada masalah yang harus dipecahkan:
  • Masalah-masalah yang saat ini sedang menjadi gejala di perusahaan
  • Bidang-bidang yang pimpinan anggap perlu untuk ditingkatkan dalam organisasi
  • Masalah-masalah konseptual/teoritikal dan berbagai pertanyaan yang ingin dijawab secara empiris oleh para peneliti murni.

2. Pengumpulan Data Awal

Secara langsung melalui wawancara maupun pengambilan data sekunder
  • Latar belakang organisasi
  • Informasi faktor-faktor struktural dan filosofi manajemen
  • Informasi terkait persepsi, sikap dan perilaku
Studi kepustakaan atau studi literatur
  • Identifikasikan sumber informasi yang relevan
  • Menyarikan informasi yang relevan
  • Membuat tinjauan pustaka
3. Merumuskan Masalah
Cakupannya adalah masalah-masalah yang ada pada situasi saat ini dan keinginan ideal yang diharapkan organisasi
Rumusan masalah terkait:
  • Masalah-masalah bisnis yang solusinya ingin dicari oleh pimpinan
  • Situasi yang mungkin bukan masalah pada saat ini, namun dirasakan oleh pimpinan untuk ditingkatkan
  • Bidang-bidang yang secara konseptual perlu kejelasan dalam rangka membangun teori yang lebih baik
  • Situasi di mana para peneliti mencoba mendapat jawaban secara empiris dari pertanyaan-pertanyaan penelitian
4. Penyusunan Kerangka Teoritis
  • Disebut juga kerangka pemikiran
  • Suatu model konseptual tentang bagaimana seseorang menyusun teori atau membangun hubungan secara logis antara faktor-faktor yang dianggap berperan penting dalam sebuah masalah
  • Membangun hipotesis yang dapat diuji apakah teori yang dirumuskan dapat diterima atau tidak
Variabel:
Segala sesuatu yang mengandung beragam nilai yang dapat berbeda pada waktu yang berbeda untuk orang/objek yang sama, atau pada waktu yang sama dengan objek yang berbeda.

Jenis-jenis Variabel
  • Variabel dependen: variabel yang dipengaruhi
  • Variabel independen: variabel yang mempengaruhi
  • Variabel moderator: variabel yang mempengaruhi (dalam hal ini memperkuat) hubungan antara variabel dependen dan independen
  • Variabel Intervening: variabel yang muncul antara waktu variabel independen mulai mempengaruhi variabel dependen, muncul ketika dampaknya mulai dirasakan oleh variabel dependen (berkaitan dengan dimensi waktu)
Komponen-komponen Kerangka Teoritis/Kerangka Pemikiran
  • Variabel-variabel yang relevan dengan kajian yang sedang dilakukan harus teridentifikasi dengan jelas dan diberikan nama
  • Pembahasan harus menyatakan bagaimana dua atau lebih variabel saling berhubungan
  • Jika arah hubungan sudah diteorikan berdasarkan temuan dari penelitian sebelumnya, maka seharusnya ada indikasi dalam pembahasannya apakah hubungan ini positif atau negatif
  • Harus ada penjelasan mengapa kita harapkan hubungan  tersebut ada
  • Diagram skematis
5. Perumusan Hipotesis
  • Hipotesis penelitian: pernyataan yang diturunkan langsung dari skema teoritis
  • Hipotesis nol: negasi atau penyangkalan ata pernyataan hipotesis penelitian 
  • Hipotesis statistik: pernyataan yang berkaitan dengan populasi, menerima maupun menolak hipotesis berdasarkan pengamatan. 
Parameter populasi di antaranya: m, s2, m1- m2, r, b
Contoh:
H0: r = 0
Ha: r ¹ 0 

Langkah-langkah dalam uji hipotesis statistik:
  • Tetapkan hipotesis nol dan alternatif
  • Pilih uji statistika yang relevan, apakah parametrik atau non-parametrik
  • Tentukan taraf signifikansi yang diinginkan
  • Bandingkan hasil uji statistika dengan daerah kritis penolakan hipotesis
  • Jika hasil perhitungan uji statistik > daerah kritis, maka tolak H0 atau terima Ha