Pada kesempatan kali ini saya ingin mengajak rekan-rekan semua untuk belajar mengetahui kapan sebuah situs online dibuat dan kadaluwarsa (jika tidak diperpanjang domainnya), dengan menggunakan fitur/aplikasi dari Whois.net. Ketertarikan saya untuk mempelajari bagaimana caranya mengetahui usia sebuah situs online adalah berawal dari semakin maraknya para pengguna social media berbagi tauran (link) dari berbagai situs online. Apalagi sejak Pileg dan Pilpres pada Tahun 2014. lini masa social media semakin ramai dan tak pernah sepi.
Beberapa nama situs (nama domain) yang kerap di-share beritanya oleh rekan-rekan di social media... rasanya baru saya mendengar nama situs online tersebut sehingga untuk memastikannya saya pun browsing di internet bagaimana caranya mengetahui usia sebuah situs. Dari hasil browsing tersebut akhirnya saya mengetahui caranya adalah memanfaatkan aplikasi dari Whois.net
Postingan saya kali ini tidak bermaksud menilai maupun menjustifikasi kebenaran maupun validitas isi artikel dari situs-situs yang saya tampilkan. Postingan kali ini MURNI hanya ingin memberikan informasi kepada rekan-rekan tentang bagaimana caranya mengetahui usia sebuah situs online, sehingga informasi yang diperoleh dapat dijadikan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam bersikap. Saya ingin mengajak rekan-rekan untuk berpikir jernih dan selalu cek dan ricek akan suatu pemberitaan, khususnya di social media. Sehingga dengan demikian untuk menjaga nama baik dari situs online yang bersangkutan, saya tidak menampilkan seluruh nama domainnya (disensor).
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:





